Jakarta, IDN Times - Pemerintah Swedia mengumumkan rencana percepatan izin pertambangan pada Kamis (23/7/2026). Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan produksi mineral strategis sekaligus membantu Uni Eropa mengurangi ketergantungan pasokan dari luar kawasan, khususnya China.
Sebagai salah satu produsen bijih besi terbesar di Eropa, Swedia menilai reformasi perizinan penting untuk mendorong investasi. Langkah ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mineral bagi transisi energi dan industri teknologi.
