Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tinjau Gudang, Mentan Ungkap Stok Beras Nasional Capai 5 Ton

Tinjau Gudang, Mentan Ungkap Stok Beras Nasional Capai 5 Ton
Ilustrasi sejumlah pekerja mengangkat karung beras saat bongkar muat di Gudang Bulog. (ANTARA FOTO/Andri Saputra)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau gudang Bulog di Karawang dan mengumumkan stok beras nasional mencapai 5 juta ton, cukup untuk kebutuhan hingga setahun ke depan.
  • Pemerintah memperluas kapasitas penyimpanan dengan menyewa tambahan gudang sekitar 1 juta ton, sementara total potensi stok gabungan diperkirakan melebihi kebutuhan konsumsi nasional.
  • Meski ada ancaman El Nino, pemerintah memastikan cadangan beras aman selama 11 bulan serta menyiapkan anggaran Rp5 triliun untuk irigasi, benih unggul, dan cetak sawah baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, meninjau gudang penyimpanan beras Bulog di Tunggakjati Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026).

Kunjungan tersebut digelar untuk memastikan stok beras nasional cukup hingga setahun ke depan.

"Alhamdulillah hari ini tanggal 23 April 2026, stok beras seluruh Indonesia mencapai 5.000.198 ton," kata dia, dikutip dari ANTARA.

1. Kerja keras berbagai pihak

Tinjau Gudang, Mentan Ungkap Stok Beras Nasional Capai 5 Ton
Ilustrasi stok beras di Gudang Bulog.(IDN Times/Vadhia Lidyana)

Amran mengatakan, capaian stok beras nasional ini adalah hasil kerja keras berbagai pihak. Di antaranya Kementerian Pertanian, Bulog, TNI/Polri, Kejaksaan, hingga dukungan masyarakat.

Dia memastikan akan terus menambah stok beras. Pemerintah berupaya menambah kapasitas penyimpanan melalui penyewaan gudang untuk menampung peningkatan produksi dan cadangan beras nasional.

Misalnya di Karawang, pemerintah menyewa gudang dengan kapasitas 102 ribu ton, di mana sekitar 80 ribu ton telah terisi dan diperkirakan akan penuh dalam dua pekan ke depan.

Sementara secara nasional, total kapasitas gudang Bulog sekitar 3 juta ton dan tambahan gudang sewa yang telah digunakan mencapai 2 juta ton untuk mendukung penyimpanan cadangan beras.

Selain itu, kata Amran, saat ini kapasitas gudang sewa tersebut hampir penuh sehingga pemerintah kembali menyewa tambahan gudang sekitar 1 juta ton untuk mengantisipasi peningkatan stok ke depan.

2. Potensi stok gabungan antara gudang pemerintah, standing crop, dan sektor Horeka diperkirakan melebihi kebutuhan konsumsi

IMG_20250723_110924_805.jpg
Ilustrasi beras di gudang Bulog NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Lebih lanjut, pemerintah mencatat ketersediaan beras di sektor horeka (hotel, restoran, kafe/katering) mencapai 12,5 juta ton. Dengan begitu, cadangan beras yang dikelola mampu mencukupi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan.

Selain itu, total potensi stok gabungan antara gudang pemerintah, standing crop, dan sektor horeka diperkirakan melebihi kebutuhan konsumsi.

3. Cadangan beras aman meski ada El Nino

Tinjau Gudang, Mentan Ungkap Stok Beras Nasional Capai 5 Ton
Ilustrasi beras di gudang Bulog Makassar, Rabu (30/7/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Sementara, saat ditanya mengenai dampak El Nino, Amran menyebutkan estimasi dampaknya diprediksi berlangsung selama enam bulan. Namun, pemerintah meyakini cadangan beras yang setara 11 bulan lebih dari cukup untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Semenjak menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman kekeringan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 triliun untuk program irigasi melalui pompanisasi dan bantuan benih unggul.

Selain itu, pemerintah juga menjalankan program cetak sawah baru seluas 30 ribu hektare ,guna memperluas area tanam dan meningkatkan kapasitas produksi pangan nasional secara bertahap dan berkelanjutan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Related Articles

See More