Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Trump Modifikasi Tarif 50 Persen atas Sejumlah Produk Impor Kanada

3 min read
Trump Modifikasi Tarif 50 Persen atas Sejumlah Produk Impor Kanada
Presiden AS Donald Trump (Marc Nozell from Merrimack, New Hampshire, USA, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)
  • Trump memodifikasi tarif tambahan 50 persen untuk produk Kanada, efektif 30 Oktober 2026, dengan menghapus sejumlah barang dan memasukkan kategori impor baru.
  • Produk yang dibebaskan mencakup kayu lapis, kertas, mesin, peralatan pendingin, kemasan, karung plastik, dan rumput laut; tarif baru menyasar katup, karpet, sampo, lantai vinil, peti mati, serta AC jendela.
  • Senator Susan Collins menyambut keringanan bagi petani Maine, sementara Demokrat Richard Neal menilai langkah itu politis; perubahan terjadi di tengah perang tarif balasan AS-Kanada senilai sekitar 20 miliar dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani proklamasi kepresidenan pada Jumat (23/10/2026) untuk memodifikasi cakupan tarif bea masuk tambahan 50 persen terhadap produk tertentu asal Kanada. Perubahan kebijakan perdagangan ini menghapus sejumlah komoditas dari daftar pungutan sekaligus menambahkan kelompok produk baru ke dalam skema tarif tersebut.

Berdasarkan naskah proklamasi Gedung Putih, penyesuaian tarif ini akan mulai berlaku efektif pada 30 Oktober 2026. Dokumen resmi tersebut menyatakan bahwa modifikasi aturan ini bertujuan untuk mengimbangi beban kerugian pada sektor perdagangan Amerika Serikat serta melayani kepentingan publik.

  1. 1. Perincian produk yang dihapus dan ditambahkan dalam daftar tarif

    ilustrasi minimarket
    ilustrasi minimarket (pexels.com/竟傲 汤)

    Produk impor asal Kanada yang tidak lagi dikenakan bea masuk tambahan 50 persen meliputi lembaran kayu lapis, sejumlah produk kertas, mesin tertentu, peralatan pendingin, serta peti dan kotak kemasan. Selain itu, laporan CBS News merinci bahwa barang berupa kotak bergelombang, karung plastik, dan rumput laut juga resmi dibebaskan dari pungutan. Ketentuan perubahan tarif ini berlaku bagi barang yang dimasukkan untuk konsumsi atau ditarik dari gudang untuk konsumsi pada atau setelah 30 Oktober 2026.

    Sebagai gantinya, pemerintah Amerika Serikat memberlakukan bea masuk tambahan 50 persen ad valorem terhadap sejumlah kategori produk impor baru asal Kanada. Komoditas baru yang kini dibebani tarif tambahan tersebut mencakup katup tertentu, karpet, produk limbah, sampo, lantai vinil, peti mati, hingga unit penyejuk udara jendela.

  2. 2. Keringanan untuk industri pertanian Maine dan respons Susan Collins

    ilustrasi mesin pemanen
    ilustrasi mesin pemanen (pexels.com/Mark Stebnicki)

    Pemotongan tarif atas produk penunjang pertanian ini disambut positif oleh Senator Partai Republik asal Maine, Susan Collins, yang tengah menghadapi pemilihan ulang sengit di negara bagiannya. Collins menyatakan dirinya secara langsung meminta kepada pejabat tinggi pemerintahan Trump agar memberikan keringanan tarif atas produk-produk penting tersebut. Langkah ini disebutnya akan melindungi para petani di Maine, termasuk produsen bluberi liar, apel, dan kentang yang bergantung pada pasokan asal Kanada saat masa panen.

    Collins menjelaskan bahwa banyak petani lokal mengandalkan kotak panen khusus, peralatan khusus, dan bahan kemasan dari Kanada yang tidak tersedia dari pemasok domestik atau memerlukan biaya besar bila diganti.

    "Produsen ini adalah bagian penting dari perekonomian negara bagian kita dan mendukung komunitas pedesaan serta pesisir kita," kata Collins dalam pernyataan tertulisnya.

    Collins sendiri sebelumnya mengkritik perang tarif dengan Kanada yang merupakan mitra dagang utama AS, meski dia mengaku terus berupaya memperjuangkan pengecualian di balik layar.

  3. 3. Kritik politikus Demokrat dan awal mula perang tarif bilateral

    Trump Modifikasi Tarif 50 Persen atas Sejumlah Produk Impor Kanada
    ilustrasi bendera Kanada dan Amerika Serikat (unsplash.com/Walter Martin)

    Keputusan pembebasan tarif selektif yang diteken Trump menuai penolakan keras dari anggota parlemen Partai Demokrat yang menilainya sarat motif politik. Anggota DPR AS dari Massachusetts sekaligus pimpinan fraksi Demokrat di Komite Ways and Means, Richard Neal, mengecam penurunan tarif sementara pada produk tertentu yang dinilai hanya untuk menguntungkan sekutu politik 11 hari sebelum pemilihan umum.

    "Manuver ini hanya membuktikan lebih jauh bahwa strategi perdagangan Trump tidak berpijak pada hal yang sah, melainkan pada politisasi telanjang dan kekacauan buatan," ujar Neal.

    Komoditas yang disesuaikan ini sebelumnya termasuk dalam daftar barang impor Kanada yang dijatuhi tarif 50 persen pada akhir Agustus setelah utusan kedua negara gagal mencapai kesepakatan dagang. Sebagaimana dilansir Xinhua, Trump menetapkan tarif atas impor Kanada senilai sekitar 20 miliar dolar AS atau setara Rp361,08 triliun pada 22 Agustus 2026, yang dibalas Kanada dengan pungutan bernilai setara pada 8 September 2026.

    Pemerintah Amerika Serikat menyatakan tarif awal tersebut diterapkan untuk merespons tindakan Kanada yang dinilai diskriminatif serta tidak wajar terhadap ekspor otomotif dan suku cadang asal AS.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More