Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tidak melihat siapa pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, BGN hanya akan melihat apakah SPPG tersebut memenuhi standar yang ditetapkan. Jika tidak memenuhi standar dan tidak bisa diperbaiki, SPPG akan ditutup secara permanen.
"Saya nggak peduli itu SPPG-nya misalnya punya siapa, saya nggak lihat, saya lihat sistem. Manakala tidak memenuhi standar di sistem saya, maka dengan berat hati harus saya tutup permanen," kata Sudaryono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8/2026).
