Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PLTU Sukabangun di Ketapang, Kalimantan Barat
PLTU Sukabangun di Ketapang, Kalimantan Barat (dok. PLTU Sukabangun)

Intinya sih...

  • Perusahaan tidak berkompromi dengan penerapan K3

  • Penyesuaian sementara aktivitas di lokasi kejadian

  • Pekerja terperosok ke cerobong PLTU

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Manajemen PLTU Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) menyatakan duka cita mendalam atas insiden kerja yang terjadi di area operasional pembangkit pada Rabu (21/1/2026).

Insiden tersebut mengakibatkan dua pekerja dari mitra kerja, PT Limas Anugrah Steel saat menjalankan tugas di area PLTU.

Manajemen PLTU Sukabangun pun telah berkoordinasi dengan aparat berwenang dan otoritas terkait, serta berkomitmen untuk transparan dalam proses ini guna menemukan akar masalah secara objektif, baik dari sisi prosedur internal maupun pelaksanaan di lapangan oleh mitra kerja.

Selain itu, Manajemen PLTU Sukabangun juga memastikan hak keluarga rekan pekerja dari mitra kerja dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

1. Perusahaan tidak berkompromi dengan penerapan K3

PLTU Sukabangun di Ketapang, Kalimantan Barat (dok. PLTU Sukabangun)

Sementara itu, Manager PLTU Sukabangun, Zais Ariyono menegaskan, perusahaan tidak akan berkompromi dengan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

"Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban dan keluarga. Bagi kami, keselamatan adalah aspek yang tidak bisa ditawar. Kami mengambil tanggung jawab pengawasan ini dengan sangat serius,” kata Zais dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (23/1/2026).

2. Penyesuaian sementara aktivitas di lokasi kejadian

ilustrasi K3 (freepik.com/freepik)

Sebagai langkah awal, manajemen telah melakukan penyesuaian sementara pada aktivitas terkait di lokasi untuk melakukan audit kepada seluruh mitra kerja.

“Jika ditemukan celah keamanan atau kelalaian prosedur, kami akan mengambil langkah hukum dan kontraktual yang sangat tegas agar kejadian ini menjadi yang terakhir," kata Zais.

3. Pekerja terperosok ke cerobong PLTU

4 karyawan terperosok ke cerobong PLTU. (IDN Times/istimewa).

Sebelumnya diberitakan, empat pekerja terperosok ke cerobong PLTU Sukabangun. Empat pekerja dilaporkan terperosok ke dalam cerobong pembakaran bahan bakar PLTU pada Rabu (21/1/2026) sore.

Dari peristiwa tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua lainnya selamat. Namun, korban selamat mengalami trauma dan masih menjalani perawatan di RSUD Ketapang.

Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden terjadi sebelum pukul 16.00 WIB saat para pekerja tengah melakukan aktivitas perawatan (maintenance) di area cerobong.

Editorial Team