Jakarta, IDN Times – Volume penjualan ritel di Britania Raya mengalami penurunan sebesar 0,4 persen secara bulanan pada September 2026. Data resmi dari badan statistik nasional, Office for National Statistics (ONS), yang diumumkan pada Jumat (23/10/2026), menunjukkan penurunan ini lebih tajam dibandingkan perkiraan konsensus para ekonom yang memprediksi penurunan sebesar 0,1 persen.
Penurunan tersebut sebagian dipicu oleh lemahnya penjualan online untuk busana musim gugur dan musim dingin akibat kondisi cuaca September yang hangat secara tidak lazim. Situasi ini terjadi beriringan dengan anjloknya tingkat kepercayaan konsumen di Inggris dengan laju tercepat sejak pandemik COVID-19, tepat sebelum Menteri Keuangan Inggris John Healey mengumumkan rancangan anggarannya pekan depan.
