Warga RI Borong Belanja di Harbolnas 12.12, Transaksi Tembus Rp36 T

- Transaksi belanja online Harbolnas 12.12 2025 tembus Rp36,4 triliun
- Naik 17% dari tahun sebelumnya, penjualan produk lokal capai 45,6%
- Fitur live shopping diminati 80%, sementara fitur permainan hanya diminati 31%
Jakarta, IDN Times - Kementerian Perdagangan mencatat nilai transaksi belanja online di Indonesia pada periode Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 selama periode 10—16 Desember 2025 mencapai Rp36,4 triliun.
Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp33–34 triliun.
1. Naik 17 persen dibandingkan 2024

Harbolnas 2025 juga mencatatkan kenaikan transaksi hingga 17 persen dibandingkan Harbolnas 2024 yang mencatatkan Rp31,2 triliun.
“Harbolnas berhasil membuktikan perayaan belanja dapat menjadi momentum strategis, yaitu sebagai stimulus dalam meningkatkan daya beli masyarakat jelang akhir tahun,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso dikutip dari keterangan resmi, Senin (5/1/2025).
2. Penjualan produk lokal capai 45,6 persen

Kontribusi transaksi produk lokal dalam Harbolnas 2025 sebesar 45,6 persen dari total transaksi, atau setara Rp16,6 triliun. Transaksi produk lokal itu naik 3 persen, atau sebesar Rp500 miliar, bila dibandingkan dengan 2024. Tiga kategori produk lokal yang paling banyak diminati oleh konsumen selama periode Harbolnas adalah fesyen dan pakaian olahraga, produk perawatan diri (personal care), serta produk makanan dan minuman.
“Capaian tersebut menunjukkan penguatan preferensi masyarakat terhadap produk dalam negeri di platform perdagangan digital. Pemerintah akan terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan momentum belanja daring seperti ini,” tutur Budi.
3. Live shopping makin diminati

Fitur belanja langsung (live shopping) tercatat diminati 80 persen konsumen Harbolnas 2025. Live shopping bahkan jauh lebih diminati dibandingkan fitur permainan atau gamifikasi seperti pengumpulan poin atau kenaikan peringkat, yang hanya diminati 31 persen konsumen Harbolnas 2025.
Selain itu, hanya 7 persen konsumen yang meminati fitur lelang (bid). Metode promosi melalui afiliator pun menunjukkan kinerja positif. Sebesar 54 persen konsumen Harbolnas 2025 membeli melalui tautan yang dibagikan oleh afiliator di berbagai saluran di platform media sosial seperti Instagram Story, TikTok Post, Facebook, dan YouTube Shorts.



















