Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Cara Efektif Menjaga Batasan Finansial saat Anak Sudah Dewasa

3 Cara Efektif Menjaga Batasan Finansial saat Anak Sudah Dewasa
Ilustrasi anak memegang kartu kredit (freepik.com)
Intinya sih...
  • Batasan finansial dengan anak dewasa harus jelas dan tidak diperdebatkan
  • Jangan menghentikan dukungan finansial tiba-tiba tanpa peringatan, komunikasi penting
  • Orang tua perlu tahu kapan membantu dan kapan menahan diri agar tidak memperpanjang masalah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menetapkan batasan finansial dengan anak yang sudah dewasa sering kali menjadi tantangan tersendiri. Di satu sisi, kamu ingin membantu ketika mereka sedang kesulitan. Namun di sisi lain, kamu tidak ingin mereka menjadi bergantung secara terus-menerus.

Menurut Caleb Birkhoff, seorang licensed marriage and family therapist (LMFT) di Golden Gate Counseling Services, anak dewasa memiliki pemahaman yang lebih matang soal uang, termasuk seberapa banyak kamu miliki, sehingga permintaan bantuan mereka bisa terasa lebih terstruktur dan persuasif. Birkhoff menekankan, batasan terbaik adalah batasan yang ditentukan sejak awal.

“Seperti aturan batas kecepatan di jalan raya, semuanya jelas — dari aturan hingga konsekuensinya. Prinsip yang sama bisa diterapkan saat memberi dukungan finansial untuk anak dewasa,” ujarnya, dikutip dari GoBankingRates.

Artinya, mereka harus tahu lebih dulu sejauh mana kamu bersedia membantu, untuk tujuan apa, dan seberapa sering bantuan itu dapat diberikan. Nah, berikut beberapa tips profesional untuk menjaga batasan finansial dengan anak dewasa tanpa merusak hubungan.

1. Batasan bukan untuk diperdebatkan

3 Cara Efektif Menjaga Batasan Finansial saat Anak Sudah Dewasa
Ilustrasi ibu dan anak (pexels.com/@ketut-subiyanto/)

Kamu tidak wajib menjelaskan secara detail alasan di balik keputusan finansialmu, terutama ketika kamu yang memberi dukungan. Namun, punya jawaban yang sopan dan tegas akan membantu.

Birkhoff menjelaskan, batasan yang efektif sudah mengantisipasi pertanyaan lanjutan. “Gunakan pendekatan sopan namun tegas — semacam ‘ini syarat dan ketentuannya, silakan diterima atau tidak,’” katanya.

Bukan untuk mendominasi, tetapi menunjukkan bahwa keputusanmu sudah final.

2. Jangan hentikan semua dukungan tanpa peringatan

3 Cara Efektif Menjaga Batasan Finansial saat Anak Sudah Dewasa
Ilustrasi ibu dan anak (pexels.com/@kindelmedia/)

Kesalahan umum yang sering merusak hubungan orang tua–anak adalah menghentikan semua bentuk bantuan finansial secara tiba-tiba tanpa komunikasi sebelumnya.

Pendekatan seperti ini dapat membuat anak dewasa terjebak dalam situasi finansial yang kacau, menimbulkan rasa tidak dihargai, dan memperburuk hubungan. Mengadakan pembicaraan terlebih dahulu menunjukkan empati, rasa hormat, dan memberi mereka waktu untuk menyesuaikan diri.

3. Tahu kapan harus membantu dan kapan harus menahan diri

3 Cara Efektif Menjaga Batasan Finansial saat Anak Sudah Dewasa
Ilustrasi anak memegang kartu kredit (freepik.com)

Psikolog klinis sekaligus relationship and parenting expert, Adolph Brown mengatakan, orang tua tentu ingin anak mereka sukses dan terkadang itu berarti memberi dukungan finansial. Namun batasannya terletak pada kemampuan untuk membedakan kapan bantuan memang dibutuhkan dan kapan justru memperpanjang masalah.

Ia menegaskan, melihat anak dewasa menanggung akibat dari keputusan finansial buruk mereka memang menyakitkan, tetapi orang tua harus berhati-hati agar tidak “mengambil alih” masalah tersebut.

“Jangan merasa kamu harus memikul setiap masalah yang mereka buat,” ujar Brown.

Pada akhirnya, menjaga batasan finansial dengan anak yang sudah dewasa bukan hanya soal uang, tetapi juga tentang kemandirian, kepercayaan, dan hubungan yang lebih sehat. Dengan menerapkan batas yang jelas dan komunikasi yang terbuka, kamu bisa tetap mendukung mereka tanpa mengorbankan stabilitas keuanganmu sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Apa Itu Unicorn? 7 Hal Penting yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Investasi

01 Des 2025, 05:05 WIBBusiness