Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Itu Emas Kripto? Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya

Apa Itu Emas Kripto? Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya
ilustrasi emas (pexels.com/Zlaťáky.cz)
  • Emas kripto adalah token blockchain yang didukung cadangan emas fisik, dengan setiap token umumnya mewakili jumlah emas tertentu dan nilainya mengikuti harga emas global.
  • Token emas kripto dapat disimpan di dompet digital, ditransfer, serta diperdagangkan lintas negara tanpa menyimpan emas batangan, tetapi aturan kustodian, penukaran, dan biaya berbeda tiap penerbit.
  • PAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT) adalah contoh token emas; pengguna perlu memeriksa cadangan, penerbit, kustodian, biaya, mekanisme penukaran, serta risiko platform dan blockchain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Emas kripto adalah aset digital yang nilainya terhubung dengan emas fisik yang disimpan di dunia nyata. Aset ini memanfaatkan teknologi blockchain, sehingga emas dapat direpresentasikan dalam bentuk token dan diperdagangkan secara digital. Karena didukung oleh cadangan emas asli, emas kripto menawarkan cara berbeda untuk memiliki eksposur terhadap harga emas.

Berbeda dari aset kripto yang harganya bisa sangat fluktuatif, emas kripto mengikuti pergerakan harga emas global. Setiap token biasanya mewakili sejumlah emas tertentu, misalnya satu gram atau satu troy ounce emas murni. Lantas, apa itu emas kripto dan bagaimana cara kerjanya?

  1. 1. Emas kripto adalah aset digital yang didukung emas fisik

    ilustrasi emas
    ilustrasi emas (unsplash.com/Scottsdale Mint)

    Sederhananya, emas kripto merupakan aset digital yang memiliki jaminan berupa emas fisik. Emas tersebut disimpan oleh kustodian di tempat penyimpanan atau brankas yang aman, sedangkan kepemilikannya direpresentasikan dalam bentuk token berbasis blockchain.

    Jumlah emas yang menjadi cadangan biasanya disesuaikan dengan jumlah token yang beredar. Artinya, token tersebut bukan sekadar aset digital tanpa dasar, tetapi memiliki keterkaitan dengan emas fisik di dunia nyata.

    Sebagai contoh, satu token bisa mewakili satu gram atau satu troy ounce emas murni. Nilai token kemudian bergerak mengikuti harga emas yang berlaku di pasar global.

  2. 2. Cara kerja emas kripto mirip kepemilikan emas dalam bentuk digital

    ilustrasi investasi kripto
    ilustrasi investasi kripto (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

    Ketika membeli emas kripto, kamu pada dasarnya mendapatkan aset digital yang nilainya mengacu pada emas fisik sebagai aset pendukung. Token tersebut dapat disimpan di dompet digital dan ditransfer ke pihak lain menggunakan jaringan blockchain.

    Keunggulan lainnya adalah emas kripto dapat diperdagangkan secara digital tanpa harus membawa atau menyimpan emas batangan secara langsung. Transaksi juga dapat dilakukan lintas negara selama platform dan jaringan yang digunakan mendukungnya.

    Meski begitu, penting untuk memahami mekanisme penerbitan dan penyimpanan emas yang menjadi cadangan. Setiap penerbit dapat memiliki aturan berbeda mengenai kustodian, penukaran token dengan emas, serta biaya transaksi.

  3. 3. Emas kripto mengikuti harga emas dan punya fungsi sebagai aset alternatif

    Ilustrasi kripto
    Ilustrasi kripto (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

    Salah satu alasan emas kripto menarik adalah pergerakan nilainya yang mengikuti harga emas. Hal ini membuatnya berbeda dari banyak aset kripto lain yang dapat mengalami perubahan harga sangat besar dalam waktu singkat.

    Emas sendiri sering digunakan sebagai aset yang dianggap lebih defensif ketika kondisi pasar sedang tidak menentu. Dengan konsep emas kripto, karakter tersebut dipadukan dengan kemudahan transaksi aset digital.

    Namun, bukan berarti emas kripto bebas risiko. Harga token tetap dapat berubah mengikuti harga emas, sementara risiko dari penerbit, kustodian, platform perdagangan, dan teknologi blockchain juga tetap perlu diperhatikan.

  4. 4. Contoh emas kripto yang populer adalah PAXG dan XAUT

    ilustrasi emas
    ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)

    Ada beberapa produk yang menggunakan konsep token berbasis emas. Dua contoh yang cukup dikenal adalah PAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT).

    PAXG merupakan token yang diterbitkan dengan dukungan emas fisik. Sementara itu, XAUT juga dirancang untuk merepresentasikan kepemilikan emas fisik melalui token digital.

    Keduanya memungkinkan pengguna mendapatkan eksposur terhadap harga emas melalui aset berbasis blockchain. Sebelum membeli, kamu tetap perlu mengecek informasi mengenai cadangan emas, penerbit, kustodian, biaya, serta mekanisme penukaran yang berlaku.

    Jadi, apa itu emas kripto? Emas kripto adalah aset digital berbasis blockchain yang nilainya didukung oleh cadangan emas fisik, sehingga satu token dapat merepresentasikan sejumlah emas tertentu.

    Konsep ini menggabungkan karakter emas dengan kemudahan aset digital yang bisa disimpan di dompet digital dan diperdagangkan secara global. Meski menarik sebagai alternatif untuk mendapatkan eksposur terhadap harga emas, kamu tetap perlu memahami risiko dan aturan dari produk yang dipilih sebelum melakukan transaksi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More