Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BNI Cetak Laba Rp16,12 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 6,62 Persen
BNI Tower. (dok. BNI)
  • BNI membukukan laba bersih Rp16,12 triliun pada kuartal III-2026, naik 6,62 persen secara tahunan; laba per saham turut meningkat dari Rp405 menjadi Rp432.

  • Pendapatan bunga naik 17,28 persen menjadi Rp60,01 triliun dan pendapatan operasional lain tumbuh 7,45 persen, meski beban bunga meningkat 22,16 persen menjadi Rp26,77 triliun.

  • Total aset BNI tumbuh 8,79 persen menjadi Rp1.481,83 triliun; liabilitas naik 10,28 persen, ekuitas turun 1,18 persen, dan kas menyusut 20,41 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI membukukan kinerja keuangan positif pada kuartal III-2026. Perseroan mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp16,12 triliun.

Capaian laba bersih tersebut mengalami kenaikan sebesar 6,62 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada kuartal III-2025 yang tercatat sebesar Rp15,12 triliun.

Pertumbuhan laba ini juga sejalan dengan kenaikan laba per saham BNI sebesar 6,67 persen dari Rp405 menjadi Rp432 per saham.

1. Pendapatan bunga dan operasional kompak naik

Potret ATM BNI. (dok. BNI)

BNI meraup pendapatan bunga sebesar Rp60,01 triliun pada kuartal III-2026, atau melonjak 17,28 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp51,17 triliun. Kenaikan juga terjadi pada lini pendapatan operasional lainnya yang tumbuh 7,45 persen dari Rp16,67 triliun pada kuartal III-2025 menjadi Rp17,91 triliun pada kuartal III-2026.

Di sisi lain, perseroan mencatatkan peningkatan pada pos beban bunga sebesar 22,16 persen. Beban bunga BNI pada kuartal III-2026 tercatat sebesar Rp26,77 triliun, membengkak dibandingkan posisi kuartal III-2025 yang berada di angka Rp21,91 triliun.

2. Posisi liabilitas meningkat sementara ekuitas melandai

Teller sedang menghitung uang di di kantor cabang BNI. (dok. BNI)

Liabilitas perseroan mengalami kenaikan sebesar 10,28 persen pada kuartal III-2026 hingga mencapai Rp1.307,57 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan posisi liabilitas BNI pada akhir kuartal IV-2025 yang sebesar Rp1.185,72 triliun.

Berbeda dengan liabilitas, pos ekuitas BNI mengalami penurunan tipis sebesar 1,18 persen pada kuartal III-2026 menjadi Rp174,26 triliun. Jumlah tersebut melandai dari capaian ekuitas pada akhir kuartal IV-2025 yang tercatat sebesar Rp176,34 triliun.

3. Aset BNI naik 8,79 persen

Ilustrasi layanan nasabah di kantor cabang BNI. (dok. BNI)

Total aset BNI hingga kuartal III-2026 tercatat tumbuh 8,79 persen menjadi Rp1.481,83 triliun. Pencapaian ini mengalami peningkatan dari total aset perseroan pada posisi kuartal IV-2025 yang sebesar Rp1.362,05 triliun.

Sementara itu, pos kas BNI pada kuartal III-2026 tercatat sebesar Rp10,63 triliun. Jumlah kas tersebut mengalami penurunan sebesar 20,41 persen jika dibandingkan dengan posisi kas perseroan pada akhir kuartal IV-2025 yang berada di angka Rp13,35 triliun.

Curated For You

Editorial Team

Related Article