Head of Region Eastern Indonesia (Merchant Success) BukuWarung, Tommy Setiawan mengatakan BukuWarung terus memperkuat ekosistem layanannya melalui solusi seperti BukuAgen dan BukuModal yang dirancang untuk mendukung operasional UMKM, khususnya di wilayah dengan akses keuangan terbatas. BukuAgen, melalui perangkat EDC, menjadi kanal utama dalam menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat, sementara BukuModal melengkapi kebutuhan pembiayaan dengan proses cepat, tanpa jaminan, dan limit yang berkembang sesuai aktivitas usaha.
BukuAgen Dorong UMKM Perluas Akses Keuangan di Indonesia Timur
- BukuWarung melalui program BukuAgen Roadshow 2026 di Makassar memberdayakan ratusan pelaku UMKM Sulsel–Sulteng untuk memperluas akses layanan keuangan dan meningkatkan penghasilan komunitas lokal.
- Solusi BukuAgen membantu UMKM menjadi penghubung akses keuangan masyarakat dengan layanan seperti penarikan uang, tabungan, dan pengecekan saldo, menjembatani kesenjangan finansial di wilayah Indonesia Timur.
- Hingga 2025, lebih dari 250 ribu agen BukuAgen mencatat transaksi senilai Rp41,1 triliun dan berkontribusi pada pendapatan nasional UMKM lebih dari Rp500 miliar sebagai bukti pertumbuhan inklusi keuangan.
Jakarta, IDN Times – UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. UMKM berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Peran ini menjadikan mereka sebagai penggerak utama ekonomi di tingkat akar rumput.
BukuWarung menyediakan platform solusi keuangan terintegrasi bagi pelaku UMKM di Indonesia, yang memungkinkan mereka menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat di lingkungannya.
"Melalui BukuWarung, kami berupaya mempercepat perputaran uang di tingkat komunitas dengan memberdayakan pelaku usaha agar dapat menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat sekitar," kata Director of Sales (Merchant Success & Retail) BukuWarung, Adi Harlim, dalam BukuAgen Roadshow 2026 di Makassar (22/4/2026).
1. Menjangkau 250 ribu agen
Indonesia menghadapi tantangan dalam pemerataan akses layanan keuangan, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota, termasuk di kawasan Indonesia Timur. Kehadiran teknologi menjembatani kesenjangan tersebut.
"Melalui solusi BukuAgen, UMKM tidak hanya menjalankan usahanya dan meningkatkan penghasilan, tetapi juga berperan sebagai penghubung akses keuangan di tingkat komunitas. Mulai dari melakukan penarikan uang, menabung, hingga pengecekan saldo," kata dia.
Dampak dari pendekatan ini terlihat dari semakin luasnya jangkauan dan adopsi di berbagai wilayah. BukuAgen kini telah menjangkau lebih dari 250 ribu agen di seluruh Indonesia, dengan Indonesia Timur mencatatkan pertumbuhan tercepat.
2. Mencatatkan transaksi senilai Rp41,1 triliun
Secara nasional, sepanjang 2025, BukuAgen telah membantu lebih dari 250 ribu UMKM mencatatkan lebih dari 61 juta transaksi, serta berkontribusi pada total pendapatan juragan BukuAgen di seluruh Indonesia yang melampaui Rp500 miliar.
Saat ini, lebih dari 250 ribu agen di seluruh Indonesia telah mencatatkan transaksi senilai Rp41,1 triliun dalam setahun. Angka ini tidak hanya mencerminkan pertumbuhan platform, tetapi juga menjadi bukti bahwa UMKM memiliki peran nyata sebagai akselerator inklusi keuangan di Indonesia.
"Dalam perjalanan ini, kami juga melihat peran Agen Juara sebagai katalis penting dalam mendorong pertumbuhan tersebut. Mereka tidak hanya menjalankan usaha, tetapi turut memperluas dampak ekonomi di lingkungannya serta mendukung percepatan pertumbuhan sekaligus memperkuat ekosistem UMKM secara berkelanjutan,” jelas Adi.
3. BukuAgen Roadshow 2026
BukuAgen Roadshow 2026 di Makassar dihadiri ratusan pelaku UMKM dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Dengan semangat #BanggaJadiBukuAgen, kegiatan ini memberi kesempatan
BukuAgen untuk belajar meningkatkan penghasilannya dari sesama agen. Di kesempatan ini, BukuWarung juga memberikan apresiasi kepada merchant berprestasi. Salah satunya adalah Baso Aris Triwardana, Peringkat 3 Agen Juara asal Gowa, dengan transaksi tertinggi ketiga diwilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.
"Awalnya ini hanya usaha sampingan sejak kuliah, hanya menjual pulsa ke teman-teman. Sejak bergabung dengan BukuAgen, usaha saya berkembang hingga memiliki empat outlet, dengan sekitar 30 persen keuntungan berasal dari layanan agen pembayaran.
"Yang lebih membanggakan, masyarakat di sekitar tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor bank atau ATM, karena layanan transfer, tarik tunai, hingga pembayaran lainnya bisa diakses di tempat kami," sambungnya.
4. Keamanan transaksi sebagai fondasi usaha berkelanjutan
Aspek keamanan transaksi menjadi fokus utama. BukuWarung membekali merchant dengan edukasi perlindungan akun dan pencegahan penipuan.
Melalui sesi edukasi yang dihadirkan, BukuWarung membekali merchant dengan pemahaman mengenai perlindungan akun, identifikasi potensi penipuan, serta penerapan praktik transaksi yang aman. Upaya ini menjadi fondasi untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus meminimalkan risiko operasional di tingkat lapangan.
Brand & Community Manager BukuWarung, Riyan Prayugo menegaskan bahwa keamanan merupakan fondasi utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan. "Upaya melawan kejahatan digital memerlukan kolaborasi seluruh pihak, dimulai dari komitmen menjaga keamanan data akun masing-masing. Transaksi yang aman akan mendorong pertumbuhan usaha sekaligus memberikan rasa nyaman bagi para merchant dalam bertransaksi," ujarnya.
"BukuWarung berkomitmen menjaga keamanan data merchant melalui pemantauan transaksi secara real-time, sehingga setiap aktivitas mencurigakan dapat segera teridentifikasi," tambahnya.
5. Penguatan layanan untuk mendukung pertumbuhan usaha
BukuWarung juga memperkenalkan BukuSimpan sebagai solusi rekening utama bagi merchant dalam mengelola arus kas usaha. Melalui BukuSimpan, merchant dapat menikmati berbagai manfaat seperti tanpa biaya admin bulanan, bunga hingga 3 persen per tahun, serta biaya transfer yang lebih efisien.
Integrasi ini memungkinkan merchant tidak hanya bertransaksi, tetapi juga mengelola dan memantau perputaran uang usaha secara lebih praktis dalam satu ekosistem, sehingga mendorong efisiensi dan pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.
“BukuSimpan kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan merchant dalam mengelola arus kas usaha secara lebih terstruktur dan terintegrasi. Kami melihat selama ini pelaku UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam mengelola saldo, melakukan transaksi, hingga memantau perputaran uang usaha. Melalui solusi ini, kami ingin memberikan kemudahan sekaligus kontrol yang lebih baik, sehingga merchant dapat menjalankan usaha dengan lebih percaya diri dan berkelanjutan.”
6. Komunitas Laskar Agen Juara
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, BukuWarung menghadirkan komunitas Laskar Agen Juara sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan bagi para merchant, khususnya di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Komunitas ini dibentuk untuk menjawab dinamika usaha yang semakin kompetitif, sekaligus memperkuat peran agen sebagai titik layanan keuangan di tingkat komunitas, mulai dari transaksi, transfer, hingga tarik tunai yang semakin diandalkan masyarakat sekitar.
Melalui struktur komunitas yang terorganisasi, mulai dari ketua hingga perwakilan wilayah, anggota didorong untuk aktif berpartisipasi, saling belajar, dan mengembangkan usaha, termasuk membuka peluang ekspansi ke tahap berikutnya.
"Laskar Agen Juara merupakan program komunitas bagi para agen terpilih untuk sama-sama berperan aktif, berkontribusi, belajar, dan tumbuh bersama. Bagi juragan yang usahanya baru dimulai, komunitas ini menjadi tempat untuk belajar cara mengembangkan usahanya. Sementara bagi juragan yang sudah memiliki usaha dan ingin menambah cabang, mereka dapat belajar bersama juragan lainnya." ujar Brand & Community Specialist BukuWarung, Selvy A Putri.

















