ilustrasi tabungan (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Membeli rumah sekaligus tetap investasi dengan penghasilan UMR memang butuh perencanaan dan usaha yang lebih besar. Meski begitu, targetnya tetap bisa diupayakan selama keuangan dikelola dengan baik dan realistis. Berikut sejumlah tipsnya.
Pertama, kamu perlu tahu berapa uang yang benar-benar masuk dan keluar setiap bulannya. Catat saja kebutuhan rutin seperti makan, transportasi, tempat tinggal, cicilan, serta pengeluaran lain. Dari catatan ini, nantinya bisa terlihat uang yang masih tersedia dan bisa dialokasikan ke tabungan beli rumah serta investasi.
Sebelum mulai menabung, tentukan dulu rumah seperti apa yang ingin dibeli. Perhatikan mulai dari kisaran harga, lokasi, hingga perkiraan uang muka yang perlu disiapkan. Tentukan juga instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan dan kondisi keuangan.
Setelah menentukan target rumah dan instrumen investasi, langkah berikutnya adalah membuat rancangan anggaran. Usahakan anggaran dibuat secara realistis dan sesuai kemampuan. Jika ada pengeluaran yang masih bisa dikurangi, selisihnya dapat dialihkan untuk mempercepat tabungan rumah atau menambah investasi.
Biar penyesuaiannya lebih mudah, kamu juga bisa memisahkan uang berdasarkan tujuannya. Misal, seperti untuk tabungan beli rumah, investasi, dan kebutuhan sehari-hari. Dengan cara ini, uang yang sudah disisihkan tidak mudah terpakai untuk kebutuhan lain. Kamu juga akan lebih mudah melihat perkembangan masing-masing target.
Meski sudah punya gambaran tentang target rumah impian penting untuk tetap memahami program menarik yang tersedia. Jadi, sambil menabung, kamu bisa mempelajari program-program itu, mulai dari skema, syarat, waktu tenor, dan lainnya.
Hal ini juga berlaku untuk investasi. Sebaiknya, pilih instrumen yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan, preferensi, serta kondisi saat ini.
Biar uang tabunganmu cepat terkumpul dan kebutuhan investasi tetap jalan, sebisa mungkin hindari utang. Sebab, tindakan berutang dapat menambah beban finansial yang memunculkan efek lain. Daripada utang, lebih baik membatasi pengeluaran yang tidak perlu untuk sementara waktu.