Konsentrasi kepemilikan saham menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi dinamika pasar modal, terutama ketika sebagian besar saham suatu perusahaan dikuasai oleh pemegang saham tertentu. Kondisi ini membuat jumlah saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan di pasar menjadi lebih terbatas dibandingkan total saham yang tercatat. Dampaknya gak hanya berkaitan dengan kemudahan investor melakukan transaksi, tetapi juga dapat memengaruhi pembentukan harga saham dan pergerakan indeks.
Dalam pasar modal, besarnya kapitalisasi pasar belum tentu mencerminkan likuiditas saham yang tinggi karena sebagian saham bisa saja jarang berpindah tangan. Struktur kepemilikan, jumlah saham beredar di publik, dan mekanisme perhitungan indeks turut menentukan bagaimana suatu emiten diperdagangkan serta dinilai oleh pelaku pasar. Agar lebih memahami hubungan tersebut, yuk simak lima dampak konsentrasi kepemilikan saham terhadap likuiditas dan indeks berikut ini.
