Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Danantara Bakal Suntik Modal ke 18 Proyek Hiliriasi

CEO Danantara, Rosan Roeslani.
CEO Danantara, Rosan Roeslani. (Dok. YouTube Danantara)
Intinya sih...
  • Danantara Indonesia akan berinvestasi dalam 18 proyek hilirisasi, termasuk enam proyek baru yang memakan biaya investasi hingga 7 miliar dolar AS.
  • Proyek-proyek tersebut antara lain fasilitas pengolahan bauksit, alumina, smelter grade alumina refinery, pabrik bioethanol, pabrik biorefinery, dan proyek peternakan unggas terintegrasi.
  • Peluncuran proyek hiliriasi fase selanjutnya akan dilakukan secara bertahap dengan target peluncuran bulan depan dan bulan April.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia bakal berinvestasi dalam 18 proyek hilirisasi. Jumlah tersebut termasuk dengan enam proyek hilirisasi yang baru diluncurkan sore ini, Jumat (6/2/22026). Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani mengatakan enam proyek yang baru diluncurkan itu merupakan fase pertama.

“Ini adalah fase pertama. Karena kita melihat, total akan ada 18 proyek hilirisasi yang kami canangkan akan kami selesaikan dalam waktu sesegera mungkin,” ucap Rosan di Wisma Danantara, Jakarta.

Enam proyek yang baru diluncurkan memakan biaya investasi hingga 7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp118,2 triliun (kurs Rp16.887 per dolar AS), yang modalnya langsung dari Danantara. Adapun rincian proyeknya, sebagai berikut:

1. Fasilitas pengolahan bauksit, alumina, dan alumunium di Mempawah, Kalimantan Barat.

2. Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) 2 di Mempawah, Kalimantan Barat.

3. Pabrik bioethanol Glenmore fase 1 di Banyuwangi, Jawa Timur.

4. Pabrik biorefinery (bioavtur) di Cilacap, Jawa Tengah.

5. Proyek peternakan unggas terintegrasi di Malang, Gorontalo Utara, Lampung Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

6. Pabrik garam di Sampang-Madura, Manyar-Gresik, dan Segoromadu 2-Gresik.

Rosan mengatakan, peluncuran proyek hiliriasi fase selanjutnya akan dilakukan secara bertahap. Targetnya, bulan depan sudah bisa dilakukan peluncuran lagi.

“Ya kami harapkan nanti di bulan Maret juga ada, di bulan April juga ada. Jadi ini secara berkesenambungan kami lakukan secara terus-menerus,” kata Rosan.

Dia mengatakan, sebelum melakukan groundbreaking, Danantara sudah melakukan kajian mendalam dari lokasi proyeknya, sumber daya proyeknya, teknologinya, pelaku usahanya, produk yang dihasilkan, dan pangsa pasarnya. Sehingga, proyek yang diluncurkan dipastikan bisa berlanjut sampai selesai digarap.

“Karena dari kami selalu ingin memastikan bahwa apabila kita memulai groundbreaking, ini akan selesai gitu ya. Kita tidak mau hanya groundbreaking, tapi kemudian seperti dulu-dulu ada problem penyelesaiannya. Kami tidak,” ucap Rosan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Business

See More

Hindari Tarif AS, Meksiko Mau Diam-diam Jual Minyak ke Kuba

06 Feb 2026, 23:55 WIBBusiness