Punya penghasilan setara UMR sering dianggap belum cukup untuk mencapai kondisi finansial yang ideal. Apalagi ketika biaya kebutuhan sehari-hari terus berjalan, mulai dari makan, tempat tinggal, transportasi, hingga kebutuhan pribadi. Di sisi lain, merdeka finansial sebenarnya gak selalu ditentukan oleh seberapa besar angka gaji yang diterima setiap bulan.
Seseorang dengan penghasilan tinggi belum tentu punya kondisi keuangan yang sehat. Sebaliknya, penghasilan setara UMR tetap bisa dikelola untuk mencapai kehidupan finansial yang lebih aman. Lantas, apakah gaji UMR bisa disebut sudah merdeka secara finansial?
Istilah merdeka finansial sering dikaitkan dengan kondisi ketika seseorang gak lagi merasa terlalu tertekan oleh kebutuhan uang. Artinya, seseorang punya kemampuan untuk memenuhi kebutuhan, mengelola kewajiban, serta menyiapkan dana untuk masa depan. Kondisi tersebut tentu berbeda pada setiap orang karena kebutuhan dan tanggungan masing-masing gak sama.
Gaji UMR mungkin terasa cukup bagi seseorang yang tinggal sendiri dengan biaya hidup rendah, tetapi bisa terasa berat bagi orang yang memiliki banyak tanggungan. Karena itu, menilai kemerdekaan finansial gak cukup hanya melihat nominal gaji. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menyimpulkan apakah penghasilan UMR sudah bisa disebut merdeka finansial.
