Harga Bitcoin kembali mendapat tekanan setelah inflasi Amerika Serikat meningkat lebih tinggi daripada perkiraan pasar. Consumer Price Index atau CPI naik 3,7 persen secara tahunan pada September 2026, dibandingkan 3,4 persen pada Agustus. Perkembangan ini membuat investor kembali mencermati kemungkinan kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve atau The Fed.
Tekanan tersebut terlihat pada perdagangan Bitcoin yang turun hingga kisaran US$80 ribu pada 15 Oktober 2026. Selain Bitcoin, sejumlah aset kripto lain juga melemah ketika pelaku pasar mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. Berikut beberapa faktor yang perlu dipahami dari penurunan Bitcoin di tengah kenaikan inflasi AS.
