Ketika harga saham atau aset kripto bergerak cepat, beberapa investor terkadang bimbang menentukan kapan harus menjual. Dalam situasi seperti ini, terdapat istilah stop loss, cut loss, dan take profit. Ketiganya sama-sama berkaitan dengan keputusan menjual aset, tetapi memiliki tujuan yang berbeda.
Memahami perbedaannya dapat membantu kita mengambil keputusan dengan lebih terencana, bukan hanya karena panik saat harga turun atau takut ketinggalan keuntungan saat harga naik. Ketiga istilah ini juga membantu kita menentukan batas kerugian dan kapan keuntungan perlu diamankan. Berikut perbedaan stop loss, cut loss, dan take profit yang perlu dipahami.
