bank bjb mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun hingga September 2026. Angka tersebut tumbuh 37,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan dalam pemaparan kinerja kuartal III 2026 yang berlangsung di Bandung, Kamis (29/10/2026). (dok. bank bjb)
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) konsolidasi bank bjb mencapai Rp155,6 triliun per September 2026. Angka tersebut terdiri dari kontribusi perusahaan anak sebesar Rp31,4 triliun dan bank only sebesar Rp124,2 triliun.
Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 86,8 persen, sedangkan rasio Current Account Saving Account (CASA) mencapai 44,9 persen. Untuk memperkuat basis pendanaan, bank bjb mendorong akuisisi nasabah, memperluas kerja sama payroll, dan meningkatkan aktivitas transaksi.
Transformasi digital turut mendukung upaya tersebut. Melalui kanal digital, pembukaan rekening baru berada pada kisaran 7.000 hingga 12.000 rekening setiap bulan. Pengembangan kanal digital diharapkan dapat memperluas akses layanan sekaligus mendorong peningkatan dana murah.
Di sisi kualitas aset, rasio Non-Performing Loan (NPL) bank bjb tercatat sebesar 2,87 persen, sementara Loan at Risk (LAR) berada pada level 9,92 persen.
Perseroan melanjutkan penyempurnaan proses underwriting, restrukturisasi kredit secara selektif, serta penerapan pedoman portofolio dan penetapan harga kredit yang mempertimbangkan profil risiko.