Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lowongan Kerja bagi Golongan Fresh Graduate di Inggris Turun 43 Persen

3 min read
Lowongan Kerja bagi Golongan Fresh Graduate di Inggris Turun 43 Persen
ilustrasi bendera Inggris (pexels.com/Ellie Burgin)
  • Lowongan kerja di Inggris turun 11,9 persen secara tahunan menjadi 728.037 pada September 2026, sementara peluang bagi lulusan baru anjlok 43 persen menjadi 7.826 posisi.
  • Persaingan kerja menguat dengan rata-rata 2,33 pencari kerja per lowongan, tertinggi sejak pertengahan 2024. Penerima tunjangan pengangguran mencapai 1,70 juta orang.
  • Penurunan terjadi di banyak sektor, termasuk logistik dan pergudangan 23 persen. Namun, sektor kesehatan tetap mencatat permintaan kuat untuk tenaga kesehatan mental dan perawat spesialis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times  -  Jumlah lowongan kerja yang diiklankan di Inggris turun 11,9 persen secara tahunan menjadi 728.037 pada September 2026. Data platform rekrutmen Adzuna menunjukkan persaingan pencari kerja meningkat, dengan rata-rata 2,33 orang memperebutkan setiap posisi yang diiklankan.

Penurunan juga terjadi pada peluang kerja bagi lulusan baru. Jumlah lowongan untuk lulusan turun 43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

  1. 1. Lowongan kerja bagi lulusan baru anjlok 43 persen

    lulusan perguruan tinggi
    ilustrasi lulusan perguruan tinggi (pexels.com/Zanyar Ibrahim)

    Dilansir LondonlovesBusiness, jumlah lowongan kerja bagi lulusan baru yang diiklankan di Inggris turun dari 13.754 pada September 2025 menjadi 7.826 pada September 2026. Sementara itu, rerata gaji yang ditawarkan untuk posisi tersebut mencapai 27.700 pound sterling atau setara Rp669,92 juta.

    Penurunan perekrutan terjadi di sektor jasa profesional, teknologi, dan sektor lain yang secara tradisional menyediakan jalur masuk ke dunia kerja bagi lulusan baru. Berkurangnya posisi yang tersedia membuat mereka menghadapi persaingan lebih ketat untuk mendapatkan pekerjaan pertama.

  2. 2. Persaingan pencari kerja meningkat di tengah penurunan lowongan

    wawancara kerja
    ilustrasi wawancara kerja (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Secara keseluruhan, jumlah lowongan yang diiklankan pada September 2026 turun 7,2 persen dibandingkan Agustus. Data Adzuna juga menunjukkan terdapat 2,33 pencari kerja untuk setiap lowongan, tingkat persaingan tertinggi sejak pertengahan 2024.

    Data resmi Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) turut memperlihatkan pelemahan pasar tenaga kerja. Jumlah penerima tunjangan pengangguran tercatat 1,70 juta orang pada September 2026, naik 2,5 persen dibandingkan setahun sebelumnya. ONS juga memperkirakan terdapat sekitar 818 ribu lowongan selama periode tiga bulan hingga September, turun dari lebih dari satu juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Sementara itu, pertumbuhan upah reguler mencapai sekitar 4,9 persen secara tahunan hingga Agustus 2026. Adzuna mencatat kenaikan gaji yang tercantum dalam iklan lowongan sebesar 3,2 persen, dengan rata-rata gaji yang ditawarkan mencapai 43.780 pound sterling, setara Rp1,06 miliar.

    Salah satu pendiri Adzuna, Andrew Hunter mengatakan bahwa penurunan jumlah lowongan dan meningkatnya persaingan menunjukkan pergeseran posisi tawar di pasar tenaga kerja ke arah pemberi kerja.

  3. 3. Lowongan kerja sektor logistik turun 23 persen

    pekerja gudang
    ilustrasi pekerja gudang (pexels.com/Tiger Lily)

    Penurunan lowongan terjadi di berbagai sektor. Jumlah lowongan teknologi informasi turun 11,1 persen secara tahunan pada September 2026, sedangkan posisi di sektor perdagangan dan konstruksi berkurang 5,8 persen. Lowongan di bidang pengajaran juga turun sekitar 4 persen.

    Sektor logistik dan pergudangan mencatat penurunan lebih tajam, yakni 23 persen dibandingkan September 2025. Meskipun demikian, pekerja gudang masih menjadi jenis pekerjaan yang paling banyak diminati pencari kerja berdasarkan pengukuran Adzuna.

    Di tengah tren tersebut, sektor kesehatan masih mencatat permintaan kuat untuk tenaga kesehatan mental, perawat spesialis, dan perawat spesialis klinis. Sementara itu, teknologi informasi, jasa hukum, serta perdagangan dan konstruksi termasuk sektor dengan rata-rata gaji yang ditawarkan tertinggi, masing-masing sebesar 65.577 pound sterling (setara Rp1,59 miliar), 59.118 pound sterling (setara Rp1,43 miliar), dan 55.921 pound sterling atau setara Rp1,35 miliar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More