Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan
Jadi Motor Utama Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan (dok. BRI)
  • Hingga Juli 2026, BRI menyalurkan KUR Perumahan Rp10,6 triliun, setara 88,3% dari target Rp12 triliun, untuk 77.592 unit atau 167% dari target unit.
  • Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi BRI sebagai bank berkinerja tertinggi dalam penyaluran KUR Perumahan, dengan target 46.230 unit atau 52,2% dari target nasional.
  • BRI juga telah menyalurkan FLPP untuk 19.075 unit hingga 20 Juli 2026 dan menargetkan kelanjutan KUR Perumahan berbunga 6% per tahun hingga akhir tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BRI menyalurkan KUR Perumahan Rp10,6 triliun hingga Juli 2026, setara 88,3 persen dari target Rp12 triliun, serta mencapai 77.592 unit atau 167 persen dari target unitnya.
  • Who?
    BRI, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait terlibat dalam pembahasan capaian penyaluran KUR Perumahan.
  • Where?
    Pertemuan antara Maruarar Sirait dan Hery Gunardi berlangsung di Jakarta.
  • When?
    Pertemuan digelar Selasa, 21 Juli 2026. Realisasi KUR Perumahan tercatat hingga Juli 2026, sementara penyaluran FLPP dihitung hingga 20 Juli 2026.
  • Why?
    Penyaluran dilakukan untuk mendukung Program 3 Juta Rumah dan pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui skema kredit perumahan bersubsidi.
  • How?
    BRI menyalurkan KUR Perumahan dengan bunga 6 persen per tahun serta FLPP. Hingga 20 Juli 2026, realisasi FLPP BRI mencapai 19.075 unit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times BRI kembali menunjukkan perannya sebagai motor utama pembiayaan sektor perumahan nasional. Hal itu tercermin dalam capaian penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang telah melampaui target unit yang ditetapkan pemerintah dalam Program 3 Juta Rumah tahun 2026.

Dalam pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta, Selasa (21/7), Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa hingga Juli 2026, realisasi penyaluran KUR Perumahan BRI telah mencapai Rp10,6 triliun atau sekitar 88,3 persen dari target Rp12 triliun yang diberikan pemerintah. Dari sisi unit, capaian tersebut bahkan telah mencapai 77.592 unit atau 167 persen dari target 46.230 unit.

"Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89 persen. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan," ujar Hery. 

Selain KUR Perumahan, BRI juga terus mengakselerasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hingga 20 Juli 2026, realisasi FLPP yang telah disalurkan oleh BRI mencapai 19.075 unit.

1. Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi khusus terhadap kontribusi BRI

Menteri PKP, Maruarar Sirait di MidPlaza 2, Jakarta. (IDN Times/Trio Hamdani)

Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi khusus terhadap kontribusi BRI yang dinilai menjadi bank dengan kinerja terbaik dalam penyaluran KUR Perumahan. Menurutnya, kontribusi BRI menjadi yang terbesar dibandingkan lembaga perbankan lainnya.

“Dalam seminggu ini kami membahas soal KUR dua kali bersama Presiden. Yang pertama di Hambalang minggu lalu, yang kedua kemarin juga dilaporkan dalam taklimat oleh Menko soal KUR. Capaiannya yang paling tinggi dari semua KUR adalah KUR Perumahan, Dan KUR Perumahan yang paling tinggi itu adalah pencapaian kinerja Bank BRI,” kata Maruarar.

2. BRI memegang porsi strategis dalam Program 3 Juta Rumah

ilustrasi rumah subsidi (freepik.com/freepik)

Data menunjukkan BRI memegang porsi strategis dalam Program 3 Juta Rumah sekaligus sebagai motor penggerak penyaluran KUR Perumahan. Dari target nasional KUR Perumahan sebanyak 88.535 unit dengan plafon Rp50 triliun, porsi target BRI mencapai 46.230 unit atau sekitar 52,2 persen dari target nasional. Sementara dari sisi plafon, kontribusi target BRI mencapai 24 persen dari total target nasional.  

Tak hanya itu, BRI juga mengambil porsi signifikan dalam keseluruhan program pembiayaan perumahan nasional. Dari target nasional sebanyak 430.535 unit, BRI mendapatkan mandat pembiayaan sebesar 148.535 unit atau sekitar 34,5 persen dari target nasional.

3. BRI menegaskan siap memenuhi target penyaluran KUR Perumahan

Gedung BRI. (Dok. BRI)

Di sisi lain, BRI menegaskan siap memenuhi target penyaluran KUR Perumahan hingga akhir tahun. “KUR Perumahan adalah program bersubsidi. Jadi, pricing atau bunga yang diberikan kepada nasabah hanya 6 persen per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan. Karena itu, cicilannya masih sangat terjangkau. Hal tersebut membuat masyarakat antusias. Kalau kita lihat, pertumbuhan penyalurannya juga cukup tinggi dan saya rasa akan terus berlanjut sampai akhir tahun,” jelas Hery Gunardi.

Komitmen tersebut mempertegas posisi BRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pemerataan akses hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda prioritas nasional. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article