ilustrasi Jerman, Eropa, keluarga (unsplash.com/Daniel McGuire)
Besaran gaji bersih juga berubah ketika pekerja memiliki anak. Di sejumlah negara, pemerintah memberikan dukungan berupa potongan pajak maupun bantuan tunai sehingga pendapatan bersih keluarga meningkat cukup signifikan. Jerman menjadi contoh paling mencolok karena pasangan dengan satu pencari nafkah dan dua anak memperoleh pendapatan bersih tahunan 47.424 euro atau sekitar Rp896 juta, naik sekitar 53 persen dibanding pekerja lajang tanpa anak yang menerima sekitar Rp586 juta per tahun.
Negara lain seperti Polandia, Belgia, dan Austria juga dikenal memiliki dukungan keluarga yang cukup besar melalui kebijakan fiskal. Sebaliknya, kenaikan pendapatan bersih di Spanyol hanya sekitar 13 persen, sedangkan Finlandia, Swedia, dan Siprus mencatat peningkatan yang relatif kecil. Meski begitu, bukan berarti negara-negara tersebut kurang mendukung keluarga, ya, karena sebagian bantuan diberikan melalui program sosial lain yang gak seluruhnya tercermin dalam perhitungan gaji bersih.
Data terbaru Eurostat menunjukkan bahwa bekerja di Eropa gak selalu berarti memperoleh pendapatan yang sama besar. Perbedaan sistem pajak, besaran iuran sosial, biaya hidup, hingga kebijakan tunjangan keluarga membuat gaji bersih antarnegara bisa terpaut hingga ratusan juta rupiah setiap tahunnya.
Karena itu, kamu sebaiknya jangan hanya terpaku pada nominal gaji saat membandingkan peluang kerja di luar negeri. Memahami daya beli serta berbagai manfaat yang diberikan masing-masing negara akan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kesejahteraan yang benar-benar bisa kamu rasakan.