ilustrasi tagihan, struk, pengeluaran, ngopi di kafe, pembayaran cashless (magnific.com/gpointstudio)
Perubahan tersebut membuatmu perlu lebih memperhatikan metode pembayaran, terutama ketika berbelanja di merchant yang menerapkan biaya tambahan. Membayar tunai memang bisa membuat total transaksi dibulatkan, tapi selisihnya biasanya hanya berkaitan dengan beberapa sen atau sekitar ratusan rupiah. Sementara itu, surcharge kartu kredit bisa dihitung berdasarkan persentase nilai transaksi sehingga dampaknya berpotensi lebih besar ketika nilai belanja semakin tinggi.
Di sisi lain, perubahan sistem pembayaran ini juga menunjukkan bahwa cara masyarakat bertransaksi sedang mengalami pergeseran. Uang tunai semakin jarang digunakan, sedangkan kartu kredit dan metode pembayaran elektronik semakin dominan. Jadi, sebelum membayar, kamu gak cuma perlu melihat harga barang, tapi juga mengecek apakah ada biaya tambahan berdasarkan metode pembayaran yang kamu pilih.
Pada akhirnya, hilangnya koin satu sen bukan sekadar perubahan kecil dalam sistem uang tunai. Kebijakan tersebut berjalan bersamaan dengan meningkatnya penggunaan kartu dan biaya pemrosesan yang harus ditanggung merchant.
Buat kamu sebagai konsumen, memahami aturan pembayaran bisa membantu menghindari biaya yang sebenarnya bisa diprediksi sejak awal. Dengan begitu, kamu bisa memilih metode pembayaran yang paling masuk akal sesuai nominal belanja dan kebijakan merchant.