Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Apakah Layak?

[PUISI] Apakah Layak?
ilustrasi jembatan bambu (pexels.com/Võ Văn Tiến)

Sebenarnya layakkah mereka berteriak merdeka?
Saat kaki mereka terjejali di atas bambu rapuh penghubung jalan
Saat hanya ada sesuap nasi yang bisa dimakannya
Apa ini hanya soal hubungan timbal balik yang merugikan
Apa si pemberi janji itu hanya memikirkan cara menumpuk emas di lemarinya
Sedang mereka yang muak mendengar janji itu justru harus menjual emas untuk makan

Sebenarnya layakkah mereka berbahagia?
Menyambut hari merdeka yang kerap kali dibanggakan
Saat mereka tak pernah hidup sejahtera
Saat hak suara mereka dibungkam ancaman
Dan saat tangis penderitaan mereka dianggap biasa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Pagi yang Menunggu

11 Mei 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Sesal

[PUISI] Sesal

11 Mei 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Menyembuhkan Diri

[PUISI] Menyembuhkan Diri

10 Mei 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Pelan

[PUISI] Pelan

09 Mei 2026, 17:57 WIBFiction
[PUISI] Tabungan Rasa

[PUISI] Tabungan Rasa

09 Mei 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Perangai Mematikan

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction