Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Dongeng Hujan

[PUISI] Dongeng Hujan
ilustrasi sepasang kekasih yang berada di bawah payung yang sama (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Seperti aroma tumis masakan ibu di dapur
Masa lalu pun selalu menyengat dan menggiurkan
Ketika itu teringat kembali kenangan lama
Datang bersamaan dengan guyuran hujan 

Tentang dua sejoli yang sepakat menembus hujan lebat
Berada di bawah payung merahnya yang memikat
Saling merangkul sepanjang jalan
Sesekali mendendangkan lagu romansa dalam gigil kedinginan

Aku menemukan hujan paling elegan
Juga pasangan yang paling romantis
Kau berhasil menjebak rindu bersama dingin yang candu
Yang kemudian menjadi alasan untukku hidup

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Made Ayu Putri Arini
EditorMade Ayu Putri Arini
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Menghangatkan Hari yang Sendu

09 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction