Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Elegi Senja

[PUISI] Elegi Senja
ilustrasi menjelang senja (unsplash.com/Nico Wijaya)

Aku berdiri di atas sayup-sayup senja

Mengeja aksara yang hampir sirna

Meraba-raba dengan tangan kosong

Berharap masih ada segenggam harapan yang menolong

 

Angin malam mulai tertawa

Membisik dengan keras di telinga

Semakin jelas dan terasa sangat menggila

Hingga akhirnya masa yang kutakutkan telah tiba

 

Mungkin aku yang terlalu bodoh tuk memahami

Tentang semua kebaikan yang kau beri

Tentang semua perhatian yang salah kuartikan

Terlalu berharap pada cinta yang hanya bertepuk sebelah tangan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction