Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Garis Mata Penuh Cinta

ilustrasi garis mata penuh cinta akan terbang bersama asa (pixabay.com/pixel2013)
ilustrasi garis mata penuh cinta akan terbang bersama asa (pixabay.com/pixel2013)

Garis di matamu itu penuh cinta.
Titik berserakkan dalam laci-laci kehidupan. Nyanyian titik yang suci itu menunggu pinangan garis dengan penuh harga diri.
Kehadiran keikhlasan kehidupan membuat garis mata terlihat manis mempesona.
Itulah aura garis penuh cinta yang setia ditawarkan sang pujaan jiwa.

Sekali lagi, garis di matamu itu penuh cinta.
Lukisan garis tipis-tebal di matamu membuat hatiku bergetar dibuatnya.
Mata cinta suci tergambar jelas dalam arsiran garis di seluruh bagian tubuhmu.
Jiwa dan pikiranku seakan terus bernyawa dalam pandangan mata cinta wajahmu.
Aku pun dibuai mesra lewat tutur kata dan garis perilaku yang kau wartakan.

Sekali lagi, garis di matamu itu penuh cinta.
Catatan dalam buku hatiku memuat gambar tentang garis-garis kehidupan bersamamu.
Hitam-putih telah mewarnai cerita cinta yang kita rangkai bersama sepanjang masa.
Dalam bahagia, garis kebersamaan itu hadir penuh lukisan kemesraan, canda dan tawa.
Syukur itu ada, sebab riak-riak batu karang kehidupan telah mendewasakan jiwa kita.

Dan sekali lagi, garis di matamu itu penuh cinta untuk sesama yang patut diopeni.
Aku setia berdoa untuk menahan cinta yang telah tumbuh mesra sepanjang asa.
Napas dan bau badanmu akan terkenang melingkar dalam jiwa yang terus bernyawa.
Aku senang, bila benih-benih kasih yang telah menggaris itu menyuburkan rasa dan ingatanmu.
Yakinlah, garis mata penuh cinta itu akan terus menyala bila jiwa kita mengamininya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Saat Tidak Ada Kamu

29 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kabut di hutan

[PUISI] Rumit Ke Pamit

29 Jan 2026, 20:27 WIBFiction
ilustrasi seorang perempuan berlarian di pinggir pantai

[PUISI] Terus Berlari

29 Jan 2026, 18:07 WIBFiction
ilustrasi pasangan yang sedang berjalan bersama

[PUISI] Seni Meraih Cinta

28 Jan 2026, 16:47 WIBFiction
ilustrasi burung hantu

[PUISI] Makhluk Malang

27 Jan 2026, 17:07 WIBFiction
ilustrasi ibu dan anak di padang gurun

[PUISI] Pemandu

26 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
ilustrasi kutipan menepi sejenak

[PUISI] Menepilah Sejenak

26 Jan 2026, 20:27 WIBFiction
ilustrasi sosok otoriter

[PUISI] Sindiran Intelek

26 Jan 2026, 18:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan

[PUISI] Barangkali

26 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan yang sedang di pinggir pantai

[PUISI] Kelana Rasa

25 Jan 2026, 20:07 WIBFiction