Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[Puisi] Harap Terikat

[Puisi] Harap Terikat
Pixabay.com/Free-Photos
Share Article

Bungkam..
hingga terperi
Bergeming..
tak mengerti
Mengelabui rasa, katanya

Terlempar jauh
Tersungkur jatuh
Terbalut rapuh
Terkadang ragu

Ini masih tentangmu!
Azalea..
penikmat anggrek ungu
Cumbui tiap hela nafasku

Apa mungkin aku terjebak di dalamnya?
Apa mungkin aku terpenjara di dalamnya?

Bara api rasa,
Yang aku sendiri tak tahu kapan tiba

Entahlah..
Paling tidak,
Sempat ku rasakan sirat
Senyum hangat
Pelukan hangat

Di bawah mentari yang menyengat
Tepi sungai Barito tanpa sekat
Semoga kelak terikat

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team