Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[Puisi] Harap Terikat

Pixabay.com/Free-Photos
Pixabay.com/Free-Photos

Bungkam..
hingga terperi
Bergeming..
tak mengerti
Mengelabui rasa, katanya

Terlempar jauh
Tersungkur jatuh
Terbalut rapuh
Terkadang ragu

Ini masih tentangmu!
Azalea..
penikmat anggrek ungu
Cumbui tiap hela nafasku

Apa mungkin aku terjebak di dalamnya?
Apa mungkin aku terpenjara di dalamnya?

Bara api rasa,
Yang aku sendiri tak tahu kapan tiba

Entahlah..
Paling tidak,
Sempat ku rasakan sirat
Senyum hangat
Pelukan hangat

Di bawah mentari yang menyengat
Tepi sungai Barito tanpa sekat
Semoga kelak terikat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Andini Putri
EditorAndini Putri
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] 737 Hari

08 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi hujan

[PUISI] Memohon Hujan

08 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berjalan di hutan

[PUISI] Jeritan Rimba

08 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi surat cinta

[PUISI] Kutub Kutub Magnet

07 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction