Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kata Ganti untuk Kehilangan

ilustrasi menulis lagu
ilustrasi menulis lagu (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Kita pernah jadi sebutan paling dekat,
aku dan kamu tanpa sekat.
Kini tinggal kata yang tersesat,
mencari makna yang terlewat.

Dulu namamu kupanggil terang,
sekarang diganti sunyi yang panjang.
Dalam kalimat yang patah-patah hilang,
kau berubah jadi “pernah” dan “kenang”.

Aku belajar memilih kata ganti,
agar rindu gak terus mengulangi.
Kau kusebut diam-diam di hati,
sebagai jeda yang tak kembali.

Pada akhir baris kututup cerita,
kehilangan tak lagi bernama.
Cukup satu kata sederhana,
diam yang paham segalanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kata Ganti untuk Kehilangan

22 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi wanita yang berdiri di dekat kereta

[PUISI] Sapa Tanpa Gaung

21 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Potret kursi roda

[CERPEN] Kursi Roda Ali

20 Jan 2026, 21:56 WIBFiction
ilustrasi seorang pria di tengah keramaian

[PUISI] Berlalu-Lalang

20 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi gambar

[PUISI] Pena dan Kertas

18 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menggugat Doa

18 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi bulan sabit

[PUISI] Bulan Sabit

17 Jan 2026, 21:17 WIBFiction