Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kembali Tak Terdengar

[PUISI] Kembali Tak Terdengar
ilustrasi kota sepi (pexels.com/Kaique Rocha)

Di mana teriakan-teriakan itu?
Ke manakah pergi tangis yang meraung?
Di mana riuh suara yang semarak
Memenuhi setiap inci jalanan

Senyap memilih kembali merayap
Apakah suara-suara itu sudah tenggelam?
Tangisan meraung yang tergulung
Suara asa yang tersiksa

Mengapa kembali tak terdengar?
Apakah semarak itu sudah buyar?
Ruang kosong dengan saksi bisu
Menyaksikan tanpa pembelaan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Di Mana Aku Kembali

03 Mar 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction