Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kubang Harapan

[PUISI] Kubang Harapan
ilustrasi seseorang di keramaian pada malam hari (pexels.com/Paweł L.)

Langkahku tak pasti dalam gemuruh angin

Terpana elok bunga di luar sana,

membeku di setiap persimpangan

Beradu mata dan kehilangan kata

pada setiap kesempatan

Pandanganku tak tentu arah

Mendamba sesuatu yang tak terjamah

Kala malam berkuasa, semuanya tak jelas

Mengutuk diri lebih dalam melebihi realitas

Meski tubuhku tak putih sempurna, logikaku tetap berjalan

Anggap mereka hanya bualan, seorang idealis yang terbunuh perlahan

Tutup mata, menjelma mereka yang tak aku impikan

Kehabisan napas, dalam kubang harapan

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Cerita Dua Tahun Pertama

22 Feb 2026, 17:07 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Cangkir Biru

[PUISI] Cangkir Biru

20 Feb 2026, 13:48 WIBFiction
[PUISI] Koma di Ujung Doa

[PUISI] Koma di Ujung Doa

20 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Merawat Percaya

[PUISI] Merawat Percaya

19 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Perasaan

[PUISI] Makhluk Perasaan

19 Feb 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Entah Kemana

[PUISI] Entah Kemana

18 Feb 2026, 20:17 WIBFiction