Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Kubang Harapan

[PUISI] Kubang Harapan
ilustrasi seseorang di keramaian pada malam hari (pexels.com/Paweł L.)
Share Article

Langkahku tak pasti dalam gemuruh angin

Terpana elok bunga di luar sana,

membeku di setiap persimpangan

Beradu mata dan kehilangan kata

pada setiap kesempatan

Pandanganku tak tentu arah

Mendamba sesuatu yang tak terjamah

Kala malam berkuasa, semuanya tak jelas

Mengutuk diri lebih dalam melebihi realitas

Meski tubuhku tak putih sempurna, logikaku tetap berjalan

Anggap mereka hanya bualan, seorang idealis yang terbunuh perlahan

Tutup mata, menjelma mereka yang tak aku impikan

Kehabisan napas, dalam kubang harapan

 

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team
    Yudha ‎
    EditorYudha ‎