Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Langit Merindukan Warna Jingga

[PUISI] Langit Merindukan Warna Jingga
Potret langit jingga (photo:pexels.com/Enakshi Mukhopadhyaya)

Sebelum menuju petang, aku selalu menghampiri danau.
Duduk di atas taman sambil melihat langit yang selalu bersedih.
Mengeluarkan secarik kertas kecil dan membacanya.
Aku terdiam, bersandar pada pohon besar di belakangku.
Mencoba merekam semua kejadian yang baru saja terjadi begitu cepat.

Hanya dari notifikasi sebuah benda elektronik, aku bisa mengeluarkan air mata.
Orang yang aku harap bisa menemaniku sampai di ujung tanduk nyawa ini, ternyata salah besar.
Berharap pada insan lain adalah satu dari beribu cara untuk membodohi diri sendiri.
Akan datang saatnya ketika semua orang akan meninggalkan dirimu, termasuk juga raga yang ada pada dirimu.

Langit yang terus merajuk sedaritadi, kini semakin gelap lagi.
Rintik air dari langit mulai turun membasahi bajuku.
Tak biasanya langit bersikap seperti itu kepadaku.
Hari itu, aku tak diberikan izin untuk menatap langit jingga oleh semesta.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Jalan Pulang yang Belum Pernah Dikenal

14 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction