Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Mandira

ilustrasi seorang perempuan (pixabay.com/DanaTentis)
ilustrasi seorang perempuan (pixabay.com/DanaTentis)

Garis bibir menawan

Menjenguk romansa

Lecat rasaku membuncah

Merah muda pun kurasa

 

Tambang lembah tercerah

Guruh mata tak tertata

Rinduku pun pecah

Akan pertemuan kita

 

Mata ratu tak bernama

Mati kutu aku tak berdaya

Nafsuku pun melincah-lincah

Lalu, kau pergi kenangkan tawa

 

Rambut halus terurai

Lembaran jemari membelai

Waktuku ini takkan pernah usai

 

Mandiraku dilema misteri

Yang tersaji berbingkai rasi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Kalyana Dhisty
EditorKalyana Dhisty
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Pilihan yang Kuterima

14 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi berdiri

[PUISI] Sepenuhnya Pulih

10 Feb 2026, 14:07 WIBFiction