Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Masih Bersama Kemelut Hati

[PUISI] Masih Bersama Kemelut Hati
ilustrasi perempuan berdiri di bibir pantai (pexels.com/Tiana)
Share Article

Masih bersama kemelut hati
Semakin menakutkan alih-alih menguap
Tidak lagi merasa gempita pada minat yang sering kali menemani dalam bisu

Gelombang meratap ini harus segera usai
Tapi, di mana harus menepikan ombaknya?
Sementara warna baru mulai merambati sanubari menggoda untuk singgah dan mengicipi

Apa kiranya sama dengan yang sudah-sudah?
Atau kali ini bisa dimenangkan?
Tapi, masih ingin mengecap pahit bulir-bulir kenangan karena jiwa ini memang senang menikmati ombak di tengah malam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Utarakan Maaf Seluas Samudra

02 Mei 2024, 21:58 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Pramanita Khafizah
EditorPramanita Khafizah

Related Articles

See More
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction