Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Masih Bersama Kemelut Hati

ilustrasi perempuan berdiri di bibir pantai (pexels.com/Tiana)
ilustrasi perempuan berdiri di bibir pantai (pexels.com/Tiana)

Masih bersama kemelut hati
Semakin menakutkan alih-alih menguap
Tidak lagi merasa gempita pada minat yang sering kali menemani dalam bisu

Gelombang meratap ini harus segera usai
Tapi, di mana harus menepikan ombaknya?
Sementara warna baru mulai merambati sanubari menggoda untuk singgah dan mengicipi

Apa kiranya sama dengan yang sudah-sudah?
Atau kali ini bisa dimenangkan?
Tapi, masih ingin mengecap pahit bulir-bulir kenangan karena jiwa ini memang senang menikmati ombak di tengah malam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pramanita Khafizah
EditorPramanita Khafizah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Pilihan yang Kuterima

14 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi berdiri

[PUISI] Sepenuhnya Pulih

10 Feb 2026, 14:07 WIBFiction