Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Memetik Bintang di Genggaman

[PUISI] Memetik Bintang di Genggaman
ilustrasi percikan cahaya (pexels.com/Hac Hai)

Bintang jatuh bukan untuk diambil begitu saja
Mereka menunggu tangan yang tahu arti usaha
Setiap gemerlap bukan hadiah, tapi pelajaran
Tentang jarak, waktu, dan ketekunan hati

Di genggaman, cahaya terasa rapuh namun nyata
Yang mudah didapat tak selalu berharga
Langit tak memberi tanpa pengorbanan

Setiap bintang yang diraih, menegaskan keberanian
Dan genggaman yang kokoh lahir dari kesabaran
Karena cahaya terbesar lahir dari usaha sendiri

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Restoran yang Pernah Ia Janjikan

22 Mar 2026, 14:25 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction