Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Meraba dalam Gelap

[PUISI] Meraba dalam Gelap
ilustrasi seseorang memainkan piano di ruang gelap (freepik.com/freepik)

Malam jatuh tanpa bintang, tanpa pelita
Tangan terulur, mencari arah yang sirna
Di antara bayang, ragu melukis cerita

Dinding bisu, dingin menyentuh jiwa
Setiap jejak adalah tanya yang menganga
Suara hati jadi kompas satu-satunya

Ada apa di balik tirai pekat ini?
Bentuk tak pasti, wajah samar yang menanti
Sebuah harapan, atau kehampaan abadi

Namun langkah terus melaju, walau tak melihat
Sebab yakin, ada fajar yang kan terbit
Meski harus meraba, dalam gelap yang tak gentar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction