Ombak datang seperti pena basah,
menyuratkan rahasia di pasir yang rapuh,
setiap kalimat hilang sebelum sempat dibaca,
seperti doa yang tersangkut di angin senja.
Laut tak pernah tahu ke mana isi pesannya,
apakah ke burung-burung yang singgah di karang,
atau ke Bulan yang menunggu jauh di cakrawala,
semuanya hanyut, tanpa nama, tanpa pulang.
Namun ombak terus menulis tanpa lelah,
mungkin karena rindu tak butuh tujuan,
cukup dilahirkan, lalu larut bersama arus,
menjadi sajak sunyi bagi siapa saja yang mau mendengar.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Ombak yang Menulis Surat Tanpa Alamat
![[PUISI] Ombak yang Menulis Surat Tanpa Alamat](https://image.idntimes.com/post/20250915/pexels-sascha-thiele-221815-747016_311ef592-a10a-468b-a79e-73d79de23234.jpg)
ilustrasi ombak (pexels.com/Sascha Thiele)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- [PUISI] Lilin tatkala Lampu Mati 09 Sep 2025, 05:04 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Duka Membalut Raga15 Sep 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Hutan Mengabu dan Burung Tak Bersuara24 Oct 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Cahaya di Balik Kesedihan24 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Rapat Darurat di Dalam Kepala24 Oct 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Rintik yang Pulang Setelah Penantian24 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Janji Manis Dewa Petir yang Menyambar Kewarasan24 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bangku Tua di Ujung Taman23 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Asa Berperi23 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Bencana di Balik Angka23 Oct 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Jendela yang Selalu Terbuka23 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Anak Kecil Itu Sudah Mati23 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Melodi yang Kehabisan Kata22 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Juang Tanpa Henti22 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Figuran Tanpa Nama22 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Mengukir Luka Baru22 Oct 2026, 08:18 WIB
[PUISI] Sungai yang Tidak Melawan Batu22 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu22 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tetaplah Jatuh Cinta Walau Negara Porak-Poranda22 Oct 2026, 01:10 WIB
[PUISI] Asap Kalimantan dan Wajah-Wajah yang Berpaling22 Oct 2026, 00:19 WIB
[PUISI] Terima Kasih Hidup21 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Benar Pada Akhirnya21 Oct 2026, 20:07 WIB