Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Penipu Itu Kusebut Hujan

[PUISI] Penipu Itu Kusebut Hujan
ilustrasi wanita (pexels.com/Ivan Samkov)
Share Article

Sungguh, engkau sekumpulan awan hitam

Pada saat itu aku dalam kehidupan yang kelam

Kehidupanku ibaratkan kerang yang kehilangan cangkangnya

Yang kehilangan rasa peluk kasih sayang

 

Aku berjalan menelusuri daerah perkotaan

Orang menganggapku sebuah benalu yang membisu

Tiada siapa-siapa yang dapat menemaniku

Hanya engkaulah yang menjadi sahabatku

 

Engkau menghapus air garam di mataku

Meski kau tahu aku sedang menangis

Terima kasih, oh, hujan

Aku jadi tahu betapa tidak bergunanya mereka

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Abrar Hrp
EditorAbrar Hrp

Related Articles

See More

[PUISI] Dikelilingi oleh Diri

12 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Satu Persen

[PUISI] Satu Persen

11 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menolak Padam

[PUISI] Menolak Padam

10 Jun 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Ulasan

[PUISI] Ulasan

10 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Jejak di Rute Lama

[PUISI] Jejak di Rute Lama

10 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kupu-kupu Tua

[PUISI] Kupu-kupu Tua

09 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sayap Itu Rapuh

[PUISI] Sayap Itu Rapuh

09 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Belajar Terbang

[PUISI] Belajar Terbang

08 Jun 2026, 22:07 WIBFiction