Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Penyair Amatir

[PUISI] Penyair Amatir
ilustrasi perempuan menulis (pexels.com/Carolina Grabowska)

Aku hanyalah penyair amatir
Terlahir di bawah naungan mimpi tiada akhir
Tanpa jemu, penaku mengukir sebuah syair
Tentang peliknya kehidupan dan rahasia sebuah takdir

Pejam mataku menghirup aroma sastra
Kucoba menguliknya agak kutahu maknanya
Terselip pesan tersirat perihal aksara
Lalu kutemukan satu makna di balik ribuan kata

Tiada letih yang singgah di jari yang lentik ini
Tiada jenuh yang melekat di raut wajah ini
Kuukir syairku selaras dengan rasa yang bersemayan di hati
Biarlah gemanya mengalun di langit tertinggi bersama ribuan mimpi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction