Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pulang

[PUISI] Pulang
ilustrasi rumah (unsplash.com/Valentina Locatelli)

Ku pulang disambut dengan amarah
Hingga rasanya hinggap di dada
Aku ingin riangku selalu ada
Tapi nyatanya, selalu ada keadaan yang menyesakkan saja

Konsistensiku membangunnya
Runtuh seketika atas ucapannya
Lari tak bisa, niat pergi pun, tak mengubah apa-apa

Cerita dirasa hati, membuatnya terpenjara ingin mati
Akan ku tahu bahwasanya aku, makhluk Tuhanku
Adanya hidupku seraya garis mampuku
Ayolah, kau bisa. Begitukah caranya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
dearisa .
Editordearisa .
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Tak Menua

01 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction
[PUISI] Mencari Damai

[PUISI] Mencari Damai

29 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kalian Bisa Apa?

[PUISI] Kalian Bisa Apa?

28 Mar 2026, 21:44 WIBFiction
[PUISI] Merekam Sumbang

[PUISI] Merekam Sumbang

28 Mar 2026, 20:52 WIBFiction