Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Rindu yang Terdalam

ilustrasi merenung
ilustrasi merenung (pexels.com/@cottonbro)

Duduk aku di sini
Dibalut hujan ku termenung dalam sendu
Pikirku menembus angan
Merindumu dalam kalbuku

Teringat akan cintamu
Yang kau bawa untukku
Mengenangmu dalam rayumu
Membekas hati dan sanubariku

Ucapmu menenangkanku 
Mengubah dingin suramnya diriku
Canda tawamu
Menjadi cahaya di setiap hariku

Dinda, tak terasa sudah berlalu
Ragamu tak lagi bersamaku
Hidupku sepi tanpa dirimu
Entah sudah berapa lama kau berlalu
Tahun, menit, dan detik telah kulalui
Sunyi tanpa dirimu

Kini hanya cintamu
Mengisi kosongnya diriku
Selimut kerinduan menjadi temanku
Menemani sisa hidupku
Akan kupegang selalu
Sampai nanti mengambil hidupku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Embusan

22 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi wanita yang berdiri di dekat kereta

[PUISI] Sapa Tanpa Gaung

21 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Potret kursi roda

[CERPEN] Kursi Roda Ali

20 Jan 2026, 21:56 WIBFiction
ilustrasi seorang pria di tengah keramaian

[PUISI] Berlalu-Lalang

20 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi gambar

[PUISI] Pena dan Kertas

18 Jan 2026, 05:15 WIBFiction