Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Ringkih Tertatih
ilustrasi pria kesepian (pixabay.com/MDARIFLIMAT)

hanya tubuh ringkih tertatih-tatih
menahan pedih dan sedih
tanpa cinta benar-benar menetap
hanya wanginya hinggap sesaat

jalan di depan tampak kelabu
mungkin terjal berliku
di belakang hanya yang sia-sia
berlalu tanpa tahu apa

siapa menunggu di sana?

mungkin hanya bayang-bayang
menanti di ujung jalan
mungkin hanya sunyi yang membuka pintu
dengan tangan-tangan kesepian

atau barangkali
tak ada siapa-siapa
hanya malam yang sabar
memeluk luka
membiarkan rebah
sejenak
sebelum kembali berjalan
tanpa suara

namun jika memang
‎ada cahaya
‎meski kecil nyaris tak bernama
‎akan kusimpan ia
‎di dalam dada
‎jadi alasan
‎untuk tetap berada

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎