Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sajak Monstera

ilustrasi tanaman monstera (pexels.com/Elena Golovchenko)
ilustrasi tanaman monstera (pexels.com/Elena Golovchenko)

Aku seperti monstera di sudut senyap
Tumbuh dalam bayang, enggan mengharap
Daunku berlubang, retak oleh waktu
Seperti hati yang kau sisakan pilu

Akar menjalar menembus dinding
Tak takut gelap, tak gentar hening
Aku tahu luka bukan akhir cerita
Tapi ruang bagi jiwa untuk menjeda

Kau datang bagai cahaya samar
Singgah sekejap, lalu pudar
Tak semua sinar ingin bermukim
Ada yang hadir hanya untuk menghilang pelan

Monstera dan aku sama berani
Merangkul celah, tak takut sendiri
Sebab patah bukan tanda usai
Tapi awal tumbuh lebih damai

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izah Cahya
EditorIzah Cahya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Merayakan Kegagalan

28 Des 2025, 20:07 WIBFiction
ilustrasi bayangan seorang perempuan

[PUISI] Ruang Kenangan

28 Des 2025, 16:48 WIBFiction
siluet seekor burung dengan latar langit senja sore hari

[PUISI] Langit Bercerita

28 Des 2025, 07:48 WIBFiction
ilustrasi ibu dan anak berpelukan

[PUISI] Ibu Cahaya Jiwaku

27 Des 2025, 05:15 WIBFiction
ilustrasi tukang es krim

[PUISI] Balada Tukang Es

26 Des 2025, 21:27 WIBFiction
pesawat kertas

[PUISI] Terbang

26 Des 2025, 17:47 WIBFiction
Ilustrasi seorang perempuan

[Puisi] Monolog hati

25 Des 2025, 21:07 WIBFiction