Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Semarak yang Sesak

[PUISI] Semarak yang Sesak
ilustrasi suasana ramai (pexels.com/Riccardo)

Saling bersahut umpatan
Bersitegang dengan teriakan
Terkadang kalut yang mencekam
Atau riuh di kala padam

Bukankah kau sedang melihat yang sangat
semarak?
Suara nyaris tak berjarak
Bahkan hening dan senyap tersentak
Tangis mengiris dan tawa tergelak

Semarak yang sesak
Bukan sebuah euforia
Siapa yang harus mengurai sesak?
Kala semarak membuat luluh lantak

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menjadi Abadi

20 Apr 2026, 05:48 WIBFiction
[PUISI] Mengingat Kamu

[PUISI] Mengingat Kamu

19 Apr 2026, 11:25 WIBFiction
[PUISI] Persis Kaca Rapuh

[PUISI] Persis Kaca Rapuh

18 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[CERPEN] Sampai Mati

[CERPEN] Sampai Mati

17 Apr 2026, 06:38 WIBFiction
[PUISI] Sang Pemilih

[PUISI] Sang Pemilih

17 Apr 2026, 05:25 WIBFiction