Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Senja yang Manja

[PUISI] Senja yang Manja
ilustrasi senja (pexels.com/Pixabay)

Senja,
merengek manja,
tanpa jeda,
juga lara,

dia meminta,
bayang tak lekas sirna,
tenggelam di gelap gulita,
ketika malam tampak muka,

dia sederhana,
singkat saja, tapi bermakna,
hingga terlena, dan mengena,
dengan kentara dan nyata,

dia, hanya,
segurat senja,
yang acap terlupa,
bahwa malam selalu sedia,
untuk bergegas menyapanya,

senja,
begitu manja,
ucap malam yang tega.

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rahmadila Eka Putri
EditorRahmadila Eka Putri
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kenangan yang Tak Ikut Pergi

26 Mar 2026, 06:02 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction