Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Setipis Benang

Pixabay
Pixabay

Kau pernah berkata akan kembali
Menemuiku di penghujung hari
Untuk menukarkan penantian
Yang memelukku dalam kesunyian

Ingatkah kau pada janji yang terucap
Atau mungkin hanya sekadar basa-basi
Agar aku tak menuntutmu
Yang tak pernah hadir dalam hari-hariku

Sesungguhnya hatiku telah lelah
Harapku telah lama sirna
Aku mengerti kau tidak akan datang
Mungkin cintamu hanya setipis benang

Pada akhirnya aku memilih menyerah
Kau tak kunjung memberikan kepastian
Penantian ini harus disudahi
Meskipun aku harus menjadi pihak yang tersakiti

 

 

 

Keza Felice
Lampung, 06 Januari 2020

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Keza Felice
EditorKeza Felice
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sejatinya Tidak Sempurna

13 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi berdiri

[PUISI] Sepenuhnya Pulih

10 Feb 2026, 14:07 WIBFiction
ilustrasi orang yang bekerja dari rumah

[PUISI] Tanda Tanya

09 Feb 2026, 21:07 WIBFiction