Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tawa di Atas Tangisku

Orang yang memegang tongkat korek api (pexels.com/pixabay)
Orang yang memegang tongkat korek api (pexels.com/pixabay)

Mereka menginjakku,
mereka mencercaku,
mereka mendorongku jauh.

Begitu banyak kurang yang kupunya,
menjadi keanehan di mata mereka.
Aku tak bergelimang harta,
tak pula cantik rupaku.

Mengapa kalian menertawakan kekuranganku?
Apa yang lucu dari kemiskinanku?
Apa yang menjijikkan dari wajahku?

Apa yang menyenangkan dari suara tangisku?
Tiap hari kalian menantinya.
Semakin deras air mataku,
semakin lantang tawa kalian.  

Aku bukannya membenci.
Hidupku akan kekal seperti ini,
sementara ingatan kalian tentangku
akan terkubur bersama tubuhku.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sejatinya Tidak Sempurna

13 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi berdiri

[PUISI] Sepenuhnya Pulih

10 Feb 2026, 14:07 WIBFiction
ilustrasi orang yang bekerja dari rumah

[PUISI] Tanda Tanya

09 Feb 2026, 21:07 WIBFiction