Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tawa di Bulan Juli

pixabay.com/Antranias
pixabay.com/Antranias

tak pernah ada tawa
seindah tawa di bulan juli
mengembang rekah
melengkung di atas bibir tipis
mencipta tenang bagi hati
membawa teduh pada hari

tak pernah ada gelak
seriuh kelakar di bulan juli
meramai dalam sunyi malam
memecah sepi diri
membungkam senyap jiwa
hanya ada sunggingan elok tanpa seringai

lantas tawa berlalu mengikuti juli yang habis
pagi mulai merindu malam
malam memeluk fajar tak terelak
sunyi kembali melantunkan sepi
tutur takluk pada hening
dan rindu berkubang luka

tak pernah ada lara
senelangsa penghabisan juli
remuk seketika
menghapus tawa
melara duka memuram rupa
terpuruk getir sepanjang musim

benar saja
tak pernah ada tawa
seindah tawa di bulan juli
lagi...

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] 737 Hari

08 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi hujan

[PUISI] Memohon Hujan

08 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berjalan di hutan

[PUISI] Jeritan Rimba

08 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi surat cinta

[PUISI] Kutub Kutub Magnet

07 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction