Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Terabaikan Lagi

[PUISI] Terabaikan Lagi
ilustrasi sedang merenung (pexels.com/Nikolai Ulltang)

Malam yang gelap itu semakin suram tanpa warna

Seolah diam hendak mengungkap rasa yang sirna

Mengingat pilu yang berlalu tak berarti apa-apa

Kenangan ribuan hari pun tak lagi berharga

 

Terabaikan oleh situasi yang tak kunjung reda

Sendiri dalam perasaan yang tak pernah nyata

Terus bergantung pada harapan yang lamban

Entah berapa kali jiwa harus menerima segala kenyataan

 

Tenang saja,

Nyatanya kehidupan ini selalu berputar

Hanya perlu kesabaran serta rasa syukur

Sulit terucap namun semoga bahagia tetap ada

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Frederick R
EditorFrederick R
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Wangi yang Tertinggal

14 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Aku Cemburu

[PUISI] Aku Cemburu

13 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISi] Aksara Abadi

[PUISi] Aksara Abadi

12 Mei 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Alur Hidup

[PUISI] Alur Hidup

12 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pagi yang Menunggu

[PUISI] Pagi yang Menunggu

11 Mei 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Sesal

[PUISI] Sesal

11 Mei 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Menyembuhkan Diri

[PUISI] Menyembuhkan Diri

10 Mei 2026, 15:25 WIBFiction