Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Terkadang Harus Berakhir

[PUISI] Terkadang Harus Berakhir
pexels.com/elti meshau
Share Article

Terkadang adalah akhir yang selalu dinanti
Aku dan jiwa-jiwa yang hilang
Pada raga yang hampa dan kosong
Terombang ambing sendirian pada lautan kenyataan

Jauh di dalam relung sana
Segerombol hasrat tengah berunjuk rasa
"Jangan takut untuk berubah, meskipun lajumu menuju jurang keabadian"
Ia desahkan lembut di bibir telinga

Tegakah kau biarkan aku tenggelam ?
Ditelan mimpi buruk terjerembab terbujur kaku
Andai bisa kubawa dirimu bersamaku
Biarkan segala duka dan lara meninggalkan kita

Barang sejenak, istirahatlah kata-kata
Di kala rasa semakin membuta
Di saat gundah semakin nyata
Karena, sajakku tentang cinta ditentang semesta

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team