Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tuhan Maha Baik

[PUISI] Tuhan Maha Baik
ilustrasi lampu (pexels.com/Ahmed Aqtai)

Angin menyebut asma-Nya di kala berhembus

Pagi dan malam silih berlalu

Benang-benang membelenggu

Kau pasrahkan dirimu

 

Tuhan maha baik

Memberi segala yang tak kau pinta

Terkadang kau bagai pengembara

Yang jalannya hilang entah ke mana

 

Tuhan tidak tidur

Namun, terkadang hambanya begitu kufur

Lupa akan syukur

Padahal telah makmur

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jannah
EditorJannah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction